Guyup Rukun Budaya Nusantara

Share :

Baca Juga :


Oleh: M. Aditya Prabowo

Indonesia adalah negeri yang dibangun di atas keragaman. Dari Sabang sampai Merauke, ribuan pulau dihuni oleh masyarakat dengan adat, bahasa, dan tradisi yang berbeda-beda. Namun, ada satu nilai luhur yang selalu menjadi pengikat dan perekat kehidupan bangsa ini, yaitu guyup rukun.

Guyup rukun adalah falsafah hidup yang sederhana, tetapi sarat makna. “Guyup” berarti kebersamaan yang harmonis, sementara “rukun” mengandung arti hidup berdampingan dengan damai tanpa saling merugikan. Nilai ini telah menjadi nafas masyarakat Nusantara sejak lama, diwariskan turun-temurun melalui budaya, kearifan lokal, hingga praktik sehari-hari di tengah kehidupan sosial.

Di setiap daerah, nilai guyup rukun tercermin dalam beragam wujud budaya. Misalnya, di Jawa kita mengenal tradisi gotong royong, di Bali ada ngayah, di Minangkabau terdapat bajapuik, dan di Maluku kita mengenal falsafah pela gandong. Semua itu menunjukkan bahwa persatuan, saling menolong, dan menjaga keharmonisan merupakan pondasi penting dalam membangun masyarakat.

Budaya guyup rukun tidak hanya relevan dalam kehidupan tradisional, tetapi juga menjadi jawaban atas tantangan modern. Di tengah era globalisasi, ketika arus individualisme dan kepentingan pribadi semakin kuat, semangat kebersamaan harus terus dijaga agar bangsa ini tidak tercerai-berai. Semangat ini pula yang menjadi bekal untuk menghadapi berbagai krisis, baik sosial, ekonomi, maupun lingkungan.

Sebagai bangsa besar, kita diajarkan bahwa keberagaman bukanlah alasan untuk berpecah belah, melainkan sumber kekuatan yang memperkaya kehidupan bersama. Dengan menjaga budaya guyup rukun, kita menegaskan bahwa Indonesia bukan hanya sekadar kumpulan wilayah, melainkan rumah besar yang nyaman untuk semua anak bangsa.

Oleh karena itu, marilah kita rawat dan lestarikan nilai luhur guyup rukun sebagai bagian dari identitas Nusantara. Dengan semangat kebersamaan, persaudaraan, dan toleransi, kita tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga memastikan masa depan bangsa yang lebih damai, kuat, dan sejahtera.