INDRAMAYU– Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himpunan Pengusaha Nusantara (HIPNUSA) melakukan kunjungan strategis ke gerai Bakso Mang Kentung. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi organisasi sekaligus menjajaki peluang kolaborasi dalam program pendampingan bagi pengusaha kuliner.
Ketua Umum DPP HIPNUSA menyampaikan bahwa kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan langkah nyata untuk melihat potensi unit usaha anggota yang telah berhasil stabil dan inovatif untuk dijadikan percontohan.
Pusat Sharing dan Mentoring Kuliner
Fokus utama dalam diskusi kali ini adalah bagaimana pengalaman sukses Bakso Mang Kentung dapat diduplikasi oleh anggota HIPNUSA lainnya, terutama para perintis usaha. DPP melihat sistem manajemen dan konsistensi yang dijalankan Mang Kentung sangat relevan untuk dibagikan sebagai materi sharing bisnis.
“Kami sedang memetakan unit usaha yang bisa dijadikan mentor bagi pengusaha pemula. Bakso Mang Kentung memiliki fundamental yang kuat, sehingga sangat memungkinkan untuk menjadi wadah belajar bagi anggota baru yang ingin terjun ke dunia kuliner,” ujar Sekjen DPP HIPNUSA.
Inovasi Produk Sebagai Materi Edukasi
Dalam sesi kunjungan tersebut, pihak Bakso Mang Kentung juga memperkenalkan menu barunya, Iga Bakar. Kehadiran menu ini menjadi contoh konkret dalam sesi sharing mengenai pentingnya inovasi produk untuk meningkatkan nilai jual sebuah brand.
Peluang kolaborasi yang dibahas meliputi:
- Standardisasi Usaha: Kolaborasi dalam menyusun modul manajemen kuliner sederhana yang mudah diterapkan oleh anggota baru.
- Sharing Strategi: Bagaimana mengelola menu utama (bakso) sambil tetap kreatif menghadirkan menu pendukung seperti Iga Bakar.
Sinergi Maju Bersama
Owner Bakso Mang Kentung menyambut baik rencana kolaborasi ini. Ia menyatakan kesiapannya untuk berbagi pengalaman, baik dari sisi keberhasilan maupun tantangan yang pernah dihadapi, demi kemajuan sesama pengusaha di bawah naungan HIPNUSA.
Kunjungan ditutup dengan komitmen DPP HIPNUSA untuk terus mengawal kolaborasi antar anggota agar tercipta ekosistem pengusaha nusantara yang saling menguatkan, bukan saling menjatuhkan.








