Oleh: Muhammad Aditya Prabowo
|Ketua Umum Himpunan Pengusaha Nusantara (HIPNUSA).
Saya selalu percaya bahwa sebuah perubahan besar berawal dari sebuah mimpi. Tetapi mimpi tidak boleh berhenti menjadi angan-angan. Mimpi harus kita perjuangkan dan kita buktikan dengan kerja nyata. Apa yang hari ini kita pikirkan dan kita cita-citakan, harus mulai kita kerjakan. Karena ketika mimpi sudah menjadi visi dan misi, maka tidak ada lagi alasan untuk ragu.
Bagi saya, Akademi Entrepreneur HIPNUSA adalah salah satu bentuk nyata dari semangat tersebut. Apa yang sebelumnya mungkin terlihat seperti sebuah gagasan atau awang-awang, sekarang harus kita wujudkan menjadi sesuatu yang benar-benar memberikan manfaat. Saya ingin Akademi Entrepreneur HIPNUSA menjadi wadah bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk belajar, berkembang, dan berani mengambil jalan sebagai seorang pengusaha.

Kita tahu bahwa mencari pekerjaan hari ini bukan sesuatu yang mudah. Karena itu, kita tidak boleh hanya berpikir bagaimana mendapatkan pekerjaan. Kita juga harus mulai membangun keberanian untuk menciptakan pekerjaan. Seorang pengusaha tidak hanya bekerja untuk dirinya sendiri, tetapi juga memiliki kesempatan untuk membuka jalan bagi orang lain.
Atas dasar itulah, saya bersama HIPNUSA memiliki target untuk melahirkan 1.000 pengusaha setiap tahun. Saya sadar bahwa target ini tidak kecil. Tetapi kalau kita hanya menetapkan target yang mudah, maka kita tidak akan pernah terdorong untuk melakukan sesuatu yang besar. Saya ingin angka 1.000 ini menjadi semangat kita untuk terus bergerak dan bekerja.
Bayangkan jika setiap tahun ada 1.000 orang yang berani memulai usaha. Mereka mungkin memulai dari usaha kecil, dari rumah, dari lingkungan sekitar, atau dari ide sederhana. Tetapi kalau usaha itu terus dikembangkan, maka akan ada peluang untuk membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain. Dari situlah kita ikut mengambil bagian dalam mengurangi pengangguran dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Saya tidak ingin Akademi Entrepreneur HIPNUSA hanya menjadi tempat orang datang mengikuti pelatihan lalu pulang membawa sertifikat. Saya ingin setelah mengikuti akademi ini, ada keberanian untuk memulai usaha. Ada yang benar-benar membuka usaha, ada yang mengembangkan usaha yang sudah dimiliki, ada yang menemukan mitra, ada yang mendapatkan pasar, dan ada pula yang kemudian mampu membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain.
Tentunya perjalanan ini tidak akan selalu mudah. Akan ada kegagalan, keterbatasan, dan berbagai tantangan. Tetapi menurut saya, itu adalah bagian dari proses menjadi seorang pengusaha. Kita tidak perlu takut gagal. Yang harus kita takutkan adalah ketika kita tidak pernah berani mencoba.
Karena itu, saya mengajak seluruh keluarga besar HIPNUSA untuk bersama-sama membangun Akademi Entrepreneur ini. Kita membutuhkan kolaborasi, kita membutuhkan para mentor, pelaku usaha, dunia pendidikan, pemerintah, dunia industri, perbankan, dan semua pihak yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan kewirausahaan di Indonesia.
Saya ingin kita membangun sesuatu yang sederhana tetapi nyata. Tidak perlu terlalu banyak bicara kalau tidak diikuti dengan tindakan. Kita mulai dari apa yang kita punya, kita kerjakan dengan sungguh-sungguh, kemudian kita kembangkan secara bertahap.

Akademi Entrepreneur HIPNUSA bukan lagi awang-awang. Ini sudah menjadi bagian dari visi dan misi yang harus kita jalankan bersama.
Saya percaya, kalau kita mau bergerak bersama, target 1.000 pengusaha setiap tahun bukan sesuatu yang mustahil. Mungkin hari ini kita baru memulai dari beberapa orang. Tetapi saya yakin, dari beberapa orang itu akan lahir lebih banyak pengusaha, dari pengusaha akan lahir lapangan pekerjaan, dan dari lapangan pekerjaan akan tumbuh kemandirian ekonomi masyarakat.
Pada akhirnya, saya hanya ingin mengatakan satu hal: jangan takut mempunyai mimpi yang besar. Tetapi setelah bermimpi, jangan lupa untuk bekerja.
Karena mimpi tanpa tindakan hanya akan menjadi angan-angan. Tetapi mimpi yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh akan berubah menjadi karya.
Mari kita ubah mimpi menjadi nyata.
Mari kita ubah awang-awang menjadi visi dan misi.
Mari kita ubah visi dan misi menjadi kerja nyata.
Dan mari kita lahirkan 1.000 pengusaha setiap tahun melalui Akademi Entrepreneur HIPNUSA.
HIPNUSA bergerak, HIPNUSA berkarya, dan HIPNUSA ikut menciptakan pengusaha-pengusaha baru untuk Indonesia.
— Aditya









