JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Pengusaha Nusantara (DPP HIPNUSA) kembali menggelar diskusi rutin via Zoom Meeting pada Rabu tanggal 11 Februari malam. Pertemuan virtual yang diikuti oleh jajaran pengurus pusat secara khusus membedah program kerja strategis dari Kabid (Kepala Bidang) Investasi.
Agenda ini menjadi krusial di tengah upaya HIPNUSA mendorong anggotanya untuk “Naik Kelas”. Fokus utamanya jelas: bagaimana mempermudah akses modal dan menciptakan peluang investasi yang sehat bagi para pelaku UMKM di bawah naungan HIPNUSA.
Investasi Sebagai Bahan Bakar “Naik Kelas”
Dalam pemaparannya, Kabid Investasi menekankan bahwa tantangan terbesar UMKM bukan hanya pada produksi, melainkan pada struktur permodalan dan keberanian untuk berinvestasi. Program kerja yang dipaparkan mencakup tiga pilar utama:
- Pendampingan Akses Pembiayaan: Menjembatani anggota dengan lembaga keuangan formal maupun investor strategis.
- Literasi Investasi: Edukasi mengenai pengelolaan aset agar keuntungan usaha tidak habis begitu saja, melainkan diputar kembali menjadi aset produktif.
- Investment Hub HIPNUSA: Ruang kolaborasi antaranggota, di mana pemilik modal dan pemilik ide bisnis di dalam internal HIPNUSA dapat saling bertemu dan bekerja sama.
Pesan Ketua Umum: Manajemen Harus Rapi
Ketua Umum HIPNUSA, Bapak Muhammad Aditya Prabowo, yang hadir langsung dalam diskusi tersebut memberikan catatan penting. Ia mengingatkan bahwa sebelum mencari investasi keluar, UMKM harus “berbenah diri” di dalam.
Jangan jalan sendirian, mari kembangkan usaha Anda bareng HIPNUSA!









